Sejumlah kelompok hak asasi manusia meluncurkan petisi yang menyerukan ‘Israel’ untuk membebaskan tahanan Palestina yang sakit awal april kemarin. Klub Tahanan Palestina dan Pusat Pertahanan Kebebasan dan Hak Sipil adalah di antara mereka yang menyerukan pembebasan lebih dari seribu tahanan, termasuk wanita, anak perempuan, anak-anak, dan orang sakit.

Menurut kelompok-kelompok itu, petisi diluncurkan setelah memburuknya situasi di dalam penjara ‘Israel’ setelah mewabahnya coronavirus.

Hingga saat ini ada sekitar 5 ribu tahanan Palestina ditahan oleh ‘Israel’ dalam kondisi yang mengerikan karena sel mereka tidak memiliki akses ke peralatan kebersihan dasar yang dapat mencegah tersebarnya virus mematikan tersebut.

Kelompok-kelompok hak asasi manusia melaporkan bahwa beberapa penjaga penjara ‘Israel’ telah terinfeksi virus corona. Tentunya hal tersebut berdampak pada para tahanan. Noureddin Sarsour, seorang warga Palestina dari Ramallah yang dibebaskan pada Selasa kemarin dari penjara ‘Israel’, dinyatakan positif terkena virus corona. (arrahmah.com/admin)

%d blogger menyukai ini: