Sebanyak 4 perusahaan Israel dikabarkan siap memulai pembangunan tembok bawah tanah di sepanjang perbatasan dengan Jalur Gaza, sebagai upaya mencegah strategi gerilya terowongan Oposisi Palestina “Hamas”.

Dari 20 penawaran yang diajukan perusahaan Yahudi untuk membangun tembok bawah tanah berlapis di sepanjang Jalur Gaza, militer Israel telah memilih 4 perusahaan yang akan mulai mengerjakan tender tersebut.

Menurut informasi yang diperoleh surat kabar Yediot Ibrani menyatakan bahwa pembangunan tembok berlapis yang terdiri dari beberapa tahap akan dimulai pada bulan Oktober mendatang.

Fase pertama dinding bawah tanah akan dibangun sepanjang 10 kilometer, kemudian akan diperpanjang secara bertahap hingga 60 kilometer hingga pada akhirnya mengelilingi Jalur Gaza, tanpa menentukan berapa kedalaman atau jumlah biaya yang dikeluarkan.

Pihak berwenang Israel mengklaim bahwa terowongan bawah tanah tersebut dilengkapi dengan teknologi yang dapat menditeksi aktivitas penggalian bawah tanah yang dilakukan Oposisi Palestina.

Eramuslim

%d blogger menyukai ini: