California, Amerika Serikat – Wartawan Yahudi “Israel” Asaf Shalev, yang tinggal di California, mengatakan bahwa “Israel” telah menyembunyikan 300 ribu dokumen tentang kejahatan yang dilakukan terhadap warga Palestina. Ribukan diantaranya berasal dari tahun 1880-an. Shalev mengatakan bahwa Arsip “Israel” ada sebelum Negara penjajah Israel berdiri di tanah palestina.

Keberadaan 300 ribu file rahasia, termasuk kerahasiaan nama, tanggal, dan asal negara memperjelas tentang pembantaian warga palestina. Sementara pihak Israel menyisihkan seperlima dari dokumen tersebut.

Shalev mencatat bahwa yang tertua dari dokumen-dokumen ini, terjadi pada tahun 1821. Selain itu, ada lebih dari 100 dokumen rahasia yang berasal dari abad ke-19 dan sekitar 2 ribu dokumen dibuat sebelum pembantaian nakba yang terjadi pada tahun 1948. Di antara dokumen-dokumen itu adalah file Deir Yassin dan Kfar Qasim, dua pembantaian paling terkenal yang dilakukan oleh pasukan “Israel”. (arrahmah/admin)

%d blogger menyukai ini: