Polisi Israel mengatakan telah menangkap menteri Palestina urusan Yerusalem Fadi al-Hadami. Alasan penangkapan itu karena melakukan kegiatan politik di Yerusalem Timur. Fadi al-Hadami dituduh melanggar hukum yang melarang kegiatan politik di Yerusalem oleh Otoritas Palestina yang berbasis di Tepi Barat yang diduduki Israel. Juru bicara polisi Israel Micky Rosenfled mengatakan al-Hadami ditahan Rabu pagi.

Gubernur Yerusalem yang ditunjuk Palestina Adnan Gheit saat ini juga sedang dicari karena pelanggaran yang sama. Pejabat Palestina Adnan Husseini mengatakan, penangkapan itu dimaksudkan untuk menghentikan kegiatan sosial dan budaya. Penangkapan terhadap al-Hadami bukan kali pertama. Dia terakhir ditangkap dengan alasan yang sama pada Juni.

Polisi mengajukan pertanyaan kepada al-Hadami seputar kegiatannya mendampingi Presiden Chile Sebastian Pinera mengunjungi Masjid Al-Aqsha. Kegiatan tur ke kompleks Al-Aqsha membuat otoritas Israel geram karena tidak sesuai dengan kesepakatan yang ada.

Penangkapan pejabat Palestina di Yerusalem cukup sering dilakukan Israel. Pada Februari lalu, Ghaith juga pernah ditangkap oleh Israel tanpa alasan jelas.

Palestina menunjuk pejabat untuk Yerussalem timur hasil dari keputusan Israel pada tahun 1967 dan kemudian terjadi pencaplokan wilayah. Jabatan tersebut hanya mengurusi kegiatan harian yang sebagian besar hanya simbolis, karena Israel mempertahankan pengaturan penuh atas kota Jerusalem.

sumber: international

 

%d blogger menyukai ini: