Berdasarkan laporan Ma’an, menurut kepala departemen humas perusahaan listrik Gaza, Muhammad Thabet, Rabu kemarin mengungkapkan, bahwa dua jalur pemasok listrik ke Jalur Gaza selatan dilaporkan telah mengalami kerusakan.

Muhammad Thabet mengatakan, bahwa jalur listrik dari Mesir telah rusak dan beberapa jalur kekuatan dari generator listrik di Jalur Gaza selatan juga rusak. Hal ini menyebabkan beban lebih berat pasokan listrik yang sebelumnya telah sangat lemah untuk memasok listrik ke daerah Palestina yang terkepung itu.

Thabet menambahkan bahwa kebutuhan listrik Gaza telah meningkat selama sepuluh tahun terakhir karena perpajakan Israel berat pada bahan bakar yang dibutuhkan untuk pembangkit listrik dan keterbatasan Israel pada jumlah bahan bakar yang diizinkan masuk ke Jalur Gaza.

Bahkan pada kapasitas penuh, jaringan listrik Mesir dan Israel, bersama-sama dengan pembangkit listrik satu-satunya Gaza, gagal untuk menutupi kebutuhan energi Jalur Gaza dan hanya memberikan energi untuk penduduk Gaza selama delapan jam setiap hari. []

(Islampos.com)

%d blogger menyukai ini: