Pemerintah Afghanistan telah memfinalkan tim yang beranggotakan 21 orang yang akan bernegosiasi dengan Taliban dalam pembicaraan mendatang yang bertujuan mengakhiri konflik Afghanistan.

Langkah ini merupakan langkah penting dalam membawa pihak-pihak yang bertikai ke meja perundingan dan mengembalikan proses perdamaian yang dipimpin Amerika kembali ke jalurnya.

Di bawah kesepakatan yang ditandatangani oleh Amerika dan Taliban bulan lalu, kelompok ini sepakat untuk berkomitmen memulai pembicaraan dengan pemerintah Afghanistan dan membahas kemungkinan gencatan senjata.

Sampai sekarang, Taliban telah menolak untuk bertemu dengan administrasi Presiden Ashraf Ghani, menyebutnya sebagai kaki tangan Amerika.

Sebagai imbalan untuk memulai pembicaraan dan komitmen lainnya, pasukan Amerika dan mitra asing akan menarik diri dari Afghanistan selama 14 bulan ke depan.

Namun, tidak jelas kapan atau di mana pembicaraan “intra-Afghanistan” akan dimulai. Mengingat pandemi coronavirus.

Sebelumnya pada hari Rabu, pemerintah mengatakan akan bertemu langsung dengan anggota Taliban, untuk membahas pertukaran tahanan besar-besaran yang akan melihat pembebasan 5 ribu tahanan Taliban dan seribu dari pihak pemerintah (arrahmah.com/admin)

%d blogger menyukai ini: