Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia atau KAMMI mengecam keras serangan brutal penjajah ‘Israel’ terhadap Gaza, Palestina, yang kembali dilancarkan baru-baru ini. Hal ini sebagaimana diungkapkan Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri KAMMI Ibadurrahman dalam siaran persnya diterima media jumat kemarin.

Ketua Departemen Dunia Islam Afif Pratama Putra menyampaikan tuntutan resmi PP KAMMI menanggapi serangan brutal yang memakan banyak korban ini. Ia mengatakan, Perdana Menteri ‘Israel’ Benjamin Netanyahu harus mematuhi aturan perang utamanya yang terkait dengan kombatan dan non-kombatan.

Selain itu KAMMI mendesak negara-negara Arab untuk menjadi mediator dalam rangka mewujudkan gencatan senjata, khususnya Mesir sebagai negara tetangga Palestina.

KAMMI menyerukan kepada rakyat Indonesia untuk berpartisipasi baik dalam bentuk doa maupun meningkatkan solidaritas kemanusiaan bagi rakyat Gaza dengan memberikan sumbangan terbaiknya melalui NGO terpercaya di Indonesia yang fokus terhadap masalah kemanusiaan rakyat Palestina.

Menurut laporan Anadolu Agency yang dikutipnya, sejak ‘Israel’ menyerang Gaza selama 2 hari berturut-turut, tercatat 32 orang tewas, 100 orang terluka termasuk 13 wanita dan 30 anak-anak.

Serangan yang tidak terduga ini juga membunuh pemimpin salah satu faksi perlawanan Palestina, Bahaa Abu al-Ata pada Selasa pagi. (hidayatullah.com/admin)

%d blogger menyukai ini: