Kampanye subuh akbar yang diluncurkan dari Masjidil Aqsha dan Masjid Ibrahimi serta segenap masjid di Gaza, menjadi momentum baru bagi konflik Palestina dan penjajah Israel. Hal ini sebagaimana diungkapkan Mantan menteri urusan Al-Quds, Khalid Abu Irfah.

Dalam wawancara dengan Pusat Informasi Palestina, Abu Irfah menegaskan, kampanye ini beriringan dengan kejahatan isarel tanpa memperhatikan perasaan kaum muslimin dan hak-hak beribadah.

Abu Irfah menambahkan, penjajah Israel telah menodai Hak asasi manusia dalam masalah ibadah di Masjidil Aqsha. Termasuk kejahatan terhadap hak-hak umat Kristen di kota Al-Quds.

Menteri Abu Irfah mengapresiasi kampanye shalat Subuh Akbar yang mengokohkan perasaan umat terhadap kota Al-Quds. Tokoh Palestina ini menyampaikan apresiasi kepada kaum muslimin yang hadir dalam Subuh Akbar hari Jumat kemarin, ditegaskan bahwa kehadiran ini akan menciptakan fase baru dalam membela hak-hak Palestina.

Komunitas yang hadir dalam Subuh Akbar ini terdiri dari anak-anak, para pemuda dan orang tua. Mereka  semua kompak melakukan pembelaan terhadap kesucian Al-Aqsha dengan shalat berjamaah serentak di masjid al-aqsha dan ibrahimi. (palinfo.com/admin)

%d blogger menyukai ini: