Perdana Menteri Azad Kashmir, wilayah Kashmir yang dikelola Pakistan, Raja Faruq Haider Khan menyebut Jammu dan Kashmir yang dikelola India merupakan penjara terbuka terbesar di dunia. Situasi di wilayah itu menurutnya tergolong buruk. Faruq Khan menambahkan bahwa sekarang negara bagian Jammu dan Kashmir adalah penjara terbuka terbesar di dunia ini. Situasi di Jammu dan Kashmir sangat buruk karena kekurangan obat-obatan selama 29 hari terakhir. Hal ini sebagaimana dilansir media hari ini.

Bahkan Khan juga menyebut keadaan Jammu dan Kashmir seperti zaman batu karena tidak ada kontak telepon, tidak ada internet, dan tidak ada yang tahu pula apa yang terjadi di sana serta orang-orang yang ditahan. Namun, menurutnya, sekitar 4.000 sampai 6.000 ribu pria muda ditangkap dan dikirim ke penjara.

Sedangkan kerabat mereka, ibu dan ayah mereka, tidak tahu di mana putra mereka dipindahkan. Ia menjelaskan bahwa hal ini adalah pelanggaran besar hak asasi manusia dan kejahatan terhadap kemanusiaan. Bahkan khan menyamakan pemerintah India dengan Hitler dengan menyebutnya hitler dari Asia Selatan.

Khan menilai, Kashmir adalah masalah regional, tetapi juga bisa berubah menjadi masalah global. Khan pun khawatir tentang keselamatan warga di bagian Kashmir yang dikelola India.

Sejumlah akses di Jammu dan Kashmir diblokir sejak 5 Agustus. Wilayah tersebut dikunci setelah India mencabut otonomi khusus. (internasional.republika.co.id/admin)

%d blogger menyukai ini: