Kelompok HAM internasional, Human Rights Watch melaporkan bahwa unit keamanan Afghanistan bentukan CIA melakukan kejahatan kemanusiaan. Unit pasukan pemerintah itu melaksanakan eksekusi di luar hukum, penghilangan paksa, serangan udara tanpa pandang bulu dan pelanggaran lainnya yang harus diselesaikan. Human right watch mengatakan pihaknya telah menyelidiki setidaknya 14 kasus di mana pasukan kontra-pemberontak Afghanistan itu melakukan pelanggaran serius di Afghanistan.

Pelanggaran-pelanggaran itu, mengungkapkan pola pelanggaran hukum perang yang lebih besar. Sebagiannya bahkan sampai pada tingkat kejahatan perang dan terjadi di semua provinsi Afghanistan di mana pasukan paramiliter ini beroperasi. Pemerintah Afghanistan menolak berkomentar hingga laporan tersebut dirilis.

Pasukan paramiliter yang didukung oleh intelijen Amerika terkenal dengan reputasi buruk di Afghanistan. Warga dan pemerintah lokal sering kali mengeluhkan serangan brutal yang dipraktikkan unit tersebut.

Salah satu insiden seperti itu adalah pembunuhan 11 pria di provinsi timur Paktia pada Agustus lalu. Direktorat Keamanan Publik mengklaim pada saat itu, sedikitnya 11 ekstrimis tewas dalam serangan di tempat persembunyian Taliban. Tetapi penduduk lokal dan politisi di daerah itu mengatakan yang tewas termasuk siswa yang merayakan Idul Adha dan warga sipil yang tidak terkait dengan taliban

https://www.kiblat.net/

%d blogger menyukai ini: