Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur memastikan mencabut beberapa soal ujian penilaian akhir semester tingkat madrasah aliyah (di beberapa sekolah di Kediri. Soal pada ujian tahun ajaran 2019/2020 itu dicabut karena memuat materi tentang khilafah.

Kepala Kanwil Kemenag Jatim, Muhammad Amin Mahfud mengatakan bahwa pihaknya sudah mencabut soal tersebut dan diganti dengan soal cadangan yang tidak bermuatan khilafah. Hal ini sebagaimana diungkapkan Amin, saat dikonfirmasi media hari kemarin.

Naskah ujian bermuatan kata-kata khilafah itu, muncul pada mata pelajaran fikih yang akan diujikan kepada siswa kelas 12 MA di seluruh wilayah Kediri Utara. Soal tersebut dianggap bermasalah setelah  viral di media sosial.  Amin mengatakan, naskah soal itu ditemukan di enam sekolah MAN di Kediri.

Amin mengaku telah melakukan pengecekan terhadap soal tersebut. Amin kembali menegaskan akan mencabut soal ujian itu, agar tidak disalahpahami oleh siswa.

Dia pun menyampaikan permohonan maaf atas adanya kesalahan soal yang memuat tentang khilafah.

Materinya menjelaskan tentang perkembangan pemerintahan Islam setelah Nabi Muhammad SAW wafat. Mulai dari khulafaur rasyidin hingga Turki Utsmani. Keberadaan materi ini viral di media sosial, sebelum akhirnya Kanwil Kemenag Jatim memastikan mencabut soal ujian tersebut.

https://khazanah.republika.co.id

%d blogger menyukai ini: