Kementerian Agama ingin terus memperbaiki pelayanan terhadap jamaah haji dan umrah khususnya di wilayah Papua, salah satunya dengan terus berinovasi. Oleh karena itu, Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Papua mengundang masyarakat, media massa, stakeholder, akademisi serta tokoh agama untuk menyerap aspirasi sekaligus sosialisasi kebijakan peningkatan layanan kepada masyarakat.

Kepala Kanwil Kemenag Papua, Amsal Yowei menyampaikan itu ketika membuka Jamarah atau Jagong Masalah Umrah dan Haji di Jayapura yang digelar oleh Bidang Haji dan Bimas Islam Kanwil Kemenag Papua penghujung pekan kemarin. Amsal menyebut, Jagong digelar sebagai upaya Kemenag meningkatkan pelayanan terhadap jamaah haji dan umrah. Hal ini sebagaimana dikutip website resmi Kemenag, Senin kemarin.

Sementara menurut Ketua Harian Majelis Ulama Indonesia Provinsi Papua, Umar Bauw, Jagong sangat positif dalam membuka wawasan masyarakat, khususnya terkait pengurusan jamaah haji dan umrah. Diharapkan, penyelenggaraan haji dan umrah ke depan lebih tertib dan profesional di Bumi Cenderawasih. Sehingga kasus yang terjadi seperti penipuan bisa teratasi.

Umar pun berharap, petugas yang melayani jamaah bisa lebih memahami tugasnya dengan baik, sehingga masyarakat luas lebih memahami bagaimana tata tertib melaksanakan haji dan umrah.

https://www.hidayatullah.com

%d blogger menyukai ini: