Kementerian Pendidikan dan Perguruan Tinggi Palestina menegaskan penolakan penggunaan buku kurikulum Yahudi yang wajib digunakan oleh siswa kelas 3 di sekolah-sekolah Palestina di wilayah Tepi Barat.

Dalam keterangan persnya, Kementerian Pendidikan dan Perguruan Tinggi Palestina menolak peraturan walikota Al Quds Israel yang memaksa pemakaian buku mata pelajaran nasionalisme, dan menyebut buku tersebut tidak sesuai dengan kurikulum Palestina.

Selain itu, Kementerian Pendidikan dan Perguruan Tinggi Palestina juga menolak aturan libur musim semi di sekolah-sekolah Palestina di kota Al Quds yang mulai diterapkan pada tahun ajaran 2016-2017, dengan alasan mengganggu jadwal ujian dan pembelajaran siswa Palestina yang telah ditetapkan.

Kementerian Pendidikan dan Perguruan Tinggi Palestina menyebut praktek pemaksaan pemerintah Israel adalah perang yang dilancarkan terhadap pendidikan warga Palestina di kota Al Quds.

Eramuslim  

%d blogger menyukai ini: