Penyelenggaraan layanan sertifikasi halal akan mulai berlaku tanggal 17 Oktober 2019. Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal atau BPJPH Sukoso mengatakan bahwa kewajiban bersertifikat halal akan diberlakukan secara bertahap, baik untuk produk maupun jasa. Hal ini sebagaimana dijelaskan Sukoso di Jakarta, pada Rabu kemarin.

Menurutnya, penahapan dimulai dari produk makanan dan minuman. Tahap selanjutnya untuk produk selain makanan dan minuman.

Menurut Sukoso, menjelang pemberlakuan pada 17 Oktober mendatang, sejumlah persiapan terus dilakukan BPJPH. Salah satunya, finalisasi Peraturan Menteri Agama. Sementara itu Staf Ahli Menteri Agama bidang Hukum, Janedjri. M Gaffar menyebut sejumlah alasan sertifikasi halal diberlakukan bertahap karena sudah ada produk yang bersertifikat halal, sebelum diberlakukannya Undang-undang tahun 2014. (kiblat.admin)

 

%d blogger menyukai ini: