Ketua Umum Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia atau DDII, Mohammad Siddik mengunjungi korban gempa di Ambon, Maluku.

Dalam kunjungan tersebut, M Siddik juga menyerahkan bantuan tambahan dari pihak keluarganya sebesar 10 juta. Bantuan tersebut diserahkan kepada Ustaz Abu Imam Rumbara di Ponpes Al Anshor Liang, Maluku Tengah.

Al Anshor Liang adalah cabang pertama dari empat cabang Ponpes Al Anshor yang berpusat di Batu Merah, Ambon. Cabang lainnya di Solan dan Bula, serta di Pulau Buru.

Setidaknya, ada 135 santri MTs dan MA Al Anshor sedang belajar di kelas pada 26 September pagi, ketika gempa menggebrak.

Gempa yang berpusat dangkal di darat sedalam 10 kilometer itu memakan korban jiwa, raga, dan bangunan di Maluku serta Maluku Tengah. Tercatat 34 korban tewas, ratusan terluka, dan ratusan rumah serta bangunan, rusak. Termasuk di Ponpes Al Anshor Liang.

Dua gedung sekolah serta beberapa pondok guru pesantren itu rusak berat. Akibatnya, semua guru, santri, dan karyawan Al Anshor, mendadak jadi pengungsi di Pondok sendiri. Mereka tinggal di tenda-tenda darurat yang didirikan di lapangan pesantren.

LAZNAS Dewan Dakwah segera mengirim bantuan tanggap darurat.

Ketum Dewan Dakwah pada kesempatan itu juga mengatakan, LAZNAS Dewan Dakwah akan membantu pengadaan fasilitas MCK dan dropping air bersih. (suaraislam.admin)

%d blogger menyukai ini: