Jakarta – Rencana Kementerian Agama melakukan pemetaan dan pendataan pesantren dan boarding school diterima Ketua Umum Ikatan Pesantren Indonesia atau IPI, Zaini Achmad. Namun ia meminta pendataan tersebut dibarengi dengan pembinaan yang baik.

Ia melanjutkan apa yang dilakukan Kemenag selama ini untuk peningkatan kualitas dan kuantitas pesantren sudah bagus. Namun jika tujuan pendataan dan kebijakan lainnya ke depan hanya sebagai alat agar taat pada Kemenag, hal ini perlu dipertimbangkan lagi.

Gus Zaini juga mempertanyakan kontribusi pemerintah melalui Kemenag dalam membina pesantren yang ada di Indonesia. Jika Kemenag hanya ingin mendata dan main klaim tanpa pembinaan, hal ini menjadi masalah serius yang perlu digarisbawahi.

Gus Zaini berharap agar pemerintah betul-betul dapat hadir melalui Kemenag di pesantren maupun boarding school. Bagaimana pemerintah dapat memaksimalkan pembinaan kualitas dan kuantitasnya yang ada.

Mengenai klaim dari Kemenag yang menyatakan ada boarding school yang mengaku sebagai pondok pesantren, Gus Zaini menyebut ada beberapa sekolah yang memiliki izin yayasan dari Kementerian Hukum dan Ham namun tak memiliki izin operasional dari Kemenag. Menurutnya mereka kurang komunikasi dengan Kemenag. (republika/admin)

%d blogger menyukai ini: