Sejumlah laporan intelijen baru-baru ini menunjukkan bahwa senjata yang digunakan oleh milisi Houtsi untuk menyerang Arab Saudi diselundupkan oleh Korps Pengawal Revolusi Iran ke Yaman. Pengiriman senjata itu dilakukan melalui pelabuhan Hudaidah yang strategis. Hal ini diungkapkan Juru Bicara Koalisi Arab, Kolonel Turki al-Maliki, mengatakan dalam sebuah wawancara dengan media, ahad kemarin.

Milisi Houtsi yang didukung Iran telah meluncurkan serangan rudal balistik yang semakin mematikan di Arab Saudi sejak awal tahun ini. Serangan mengusik tiga bulan ketenangan gencatan dalam konflik yang telah berlangsung selama lima tahun.

Pernyataan itu menyusul pencegatan oleh pasukan Saudi terhadap beberapa rudal balistik Houtsi yang diluncurkan dari ibukota Yaman Shon’a, yang menargetkan kota-kota di Arab Saudi. Houtsi mengklaim bahwa mereka menargetkan fasilitas minyak Saudi Aramco di pelabuhan Laut Merah Yanbu dengan dua belas drone dan tiga roket.

Al-Maliki mengatakan serangan baru-baru ini merupakan eskalasi oleh Houtsi untuk meningkatkan agresi terhadap Arab Saudi. Sementara Iran menjadi semakin terisolasi oleh komunitas internasional. (arrahmah.com/admin)

%d blogger menyukai ini: