Komunitas muslim amerika bekerjasama dengan gereja lokal untuk menyantuni para tunawisma dan fakir miskin dengan nama program day of dignity.

Dalam acara kali ini, setidaknya ada enam tukang cukur yang menyediakan layanan potong rambut, seorang ahli akupuntur, serta para sukarelawan membagikan mantel musim dingin, tas ransel, hingga berbagai barang berguna lainnya. Kemudian, ada sebuah pos kesehatan yang menawarkan tes HIV serta penyakit lainnya dengan gratis.

Tak hanya itu, di Day of Dignity, orang-orang juga bisa makan siang dengan ayam dan nasi. Seorang anggota penyelenggara, aziz Junejo mengatakan gereja Plymouth dipilih sebagai lokasi acara dengan harapan adanya kemitraan antar umat beragama yang tercipta. Bahkan, gereja itu menyambut baik rencananya.

Pendeta Steven Davis sebagai pengurus eksekutif Gereja Plymouth menyediakan ruangan shalat bagi umat Muslim dalam acara ini. Ia bahkan menawarkan penggunaan gereja itu secara gratis sembari mengatakan banyak anggota gereja yang pasti akan lebih terlibat membantu Day of Dignity di tahun-tahun yang akan datang. (republika.co.id/admin)

%d blogger menyukai ini: