Tingginya jumlah penduduk Muslim seiring pesatnya tren gaya hidup halal di tanah air, semakin membuka peluang Indonesia untuk mencetak wirausahawan baru yang menjalankan bisnis syariah.

Terkait itu, Ketua Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia atau KPMI, Rahmat Sutarnas Marpaung, mendorong adanya penguatan industri halal.

Rahmat mengaku sangat optimis dengan pergelaran Indonesia Muslim Lifestyle Festival. Terlebih, katanya pemerintah saat ini juga berkomitmen membangun pondasi sistem ekonomi Syariah.

Seperti pada bulan Mei lalu pemerintah meresmikan Masterplan Ekonomi Syariah Indonesia atau MEKSI 2019-2024. Dia berharap dengan adanya MEKSI tersebut, Indonesia bisa menjadi pemain utama sebagai produsen industri halal global pada 2024.

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan sangat mengapresiasi gelaran Indonesia Muslim Lifestyle Festival. Anies secara resmi membuka gelaran itu, pada Jumat kemarin. Pameran industri halal dan syariah di Indonesia ini diagendakan berlangsung selama tiga hari ke depan, terhitung dari Jumat hingga Ahad.

Rahmat menuturkan bahwa KPMI, merangkul semua pihak untuk berkolaborasi menguatkan rantai nilai produk halal pada sektor potensial yang berdaya saing tinggi. Seperti makanan, minuman, pariwisata, busana Muslim, media farmasi dan kosmetik.

Serta, penguatan sektor UMKM sebagai penggerak utama nilai produk halal, juga penguatan ekonomi digital terutama perdagangan e-commerce dan keuangan teknologi finansial.

sumber: hidayatulloh

%d blogger menyukai ini: