Saat kita menyaksikan sebuah kejadian besar perpolitikan atau sosial kemasyarakatan yang mengemuka di negeri ini, sering kita dengar sebuah ungkapan “Wah ada konspirasi nih.” Atau ungkapan, “Konspirasi apa lagi nih.” Dan ungkapan-ungkapan lainnya yang senada.

Lalu, Ada apa sebenarnya dengan konspirasi?
Dalam terminologi orang-orang ilmiyyah, teori persekongkolan atau teori konspirasi (dalam bahasa Inggris, conspiracy theory) adalah teori-teori yang berusaha menjelaskan bahwa penyebab tertinggi dari satu atau serangkaian peristiwa (pada umumnya peristiwa politik, sosial, atau sejarah) adalah suatu rahasia, dan seringkali memperdaya, direncanakan diam-diam oleh sekelompok rahasia orang-orang atau organisasi yang sangat berkuasa atau berpengaruh. Banyak teori konspirasi yang mengklaim bahwa peristiwa-peristiwa besar dalam sejarah telah didominasi oleh para konspirator belakang layar yang memanipulasi kejadian-kejadian politik.

Sebagai orang beriman, kita harus yakin dengan berita-berita wahyu. Kalamulloh dan hadis Rosul-Nya adalah sumber utama seorang muslim. banyak ayat dan hadis yang menjelaskan tentang konspirasi. Di antaranya adalah:
Alloh berfirman:
وَمَكَرُوا وَمَكَرَ اللَّهُ وَاللَّهُ خَيْرُ الْمَاكِرِينَ (54)
“Orang-orang kafir Bani Israil melaukan konspirasi dan Alloh menghancurkan konspirasi mereka. Dan Alloh sebaik-baik pengancur konspirasi orang-orang kafir.” (QS. Ali Imron [3]: 54)
Dalam ayat yang lain, Alloh juga berfirman, “Apakah mereka merasa aman dengan konspirasi Alloh. Maka tidaklah merasa aman dengan konspirasi Alloh melainkan orang-orang yang merugi.” (QS. Al-A’rof [7]: 99)
Dalam sebuah hadis, Rosululloh bersabda:
مَلْعُونٌ مَنْ ضَارَّ مُؤْمِنًا أَوْ مَكَرَ بِهِ
“Terlaknatlah orang yang membahayakan dan menipu daya seorang mukmin.” (HR. Tirmidzi)

Dari ayat dan hadis ini, kita dapat mengetahui bahwa istilah konspirasi dalam syariat Islam ini dikenal dengan kata al-makr, yang kemudian diserap ke bahasa Indonesia menjadi makar.
Di samping itu, kita juga mengetahui bahwa konspirasi itu ada dua, ada yang dari Alloh dan ada yang dari musuh-musuh Alloh . Maksud konspirasi dari Alloh berarti siksaan yang Alloh timpakan kepada kaum yang telah membuat konspirasi. Sedangkan makar atau konspirasi dari musuh-musuh Alloh berupa persekongkolan untuk memberikan kemudhorotan dan bahaya kepada kaum muslimin.
Jadi, makar itulah bahasa yang diperkenalkan wahyu tentang konspirasi. Walaupun kata makar memiliki makna terbuka, bisa positif atau negatif, tetapi kata ini lebih banyak digunakan untuk hal yang negatif. Syeikh Mahmud bin Abdurrozzaq berkata tentang kata Makar:
فالمكرُ هوَ التدبيرُ في الخَفاءِ بِقصْدِ الِإسَاءةِ أو الإيذاءِ وهذا قَبِيحٌ مذمومٌ،
“Makar adalah usaha tertata secara sembunyi-sembunyi untuk suatu tujuan buruk atau bahaya. Inilah makar tercela…” (Asmaullohil Husna, Mahmud bin Abdurrozzaq: 31/49)

Alloh telah banyak menjelaskan tentang bukti nyata adanya fakta konspirasi di dalam kehidupan ini. Yaitu konspirasi Iblis dan semua tentaranya dari bangsa jin dan manusia yang berusaha menduduki sirotul mustaqim.
Alloh berfirman:
وَقَدْ مَكَرَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ فَلِلَّهِ الْمَكْرُ جَمِيعًا يَعْلَمُ مَا تَكْسِبُ كُلُّ نَفْسٍ وَسَيَعْلَمُ الْكُفَّارُ لِمَنْ عُقْبَى الدَّارِ (42)
“Dan sungguh orang-orang kafir sebelum mereka (kafir mekah) telah mengadakan tipu daya, tetapi semua tipu daya itu adalah ada dalam kekuasaan Alloh. Dia mengetahui apa yang diusahakan oleh setiap diri, dan orang-orang kafir akan mengetahui untuk siapa tempat kesudahan (yang baik) itu.” (QS. Ar- Ra ‘d [13]: 42)
Sebuah kepastian dari wahyu, bahwa konspirasi pertama telah dilakukan oleh Iblis kepada Adam dan istrinya. Yaitu ketika keduanya dibujuk untuk memakan buah yang dilarang oleh Alloh .
Kisah konspirasi Iblis ini Alloh abadikan dalam al-Qur`an dalam banyak ayat, di antaranya adalah, firman Alloh :
فَوَسْوَسَ لَهُمَا الشَّيْطَانُ لِيُبْدِيَ لَهُمَا مَا وُورِيَ عَنْهُمَا مِنْ سَوْآتِهِمَا وَقَالَ مَا نَهَاكُمَا رَبُّكُمَا عَنْ هَذِهِ الشَّجَرَةِ إِلَّا أَنْ تَكُونَا مَلَكَيْنِ أَوْ تَكُونَا مِنَ الْخَالِدِينَ (20) وَقَاسَمَهُمَا إِنِّي لَكُمَا لَمِنَ النَّاصِحِينَ (21)
“Maka syaitan membisikkan pikiran jahat kepada keduanya untuk menampakkan kepada keduanya apa yang tertutup dari mereka yaitu auratnya dan syaitan berkata: “Tuhan kamu tidak melarangmu dan mendekati pohon ini, melainkan supaya kamu berdua tidak menjadi malaikat atau tidak menjadi orang-orang yang kekal (dalam surga).” Dan dia (syaitan) bersumpah kepada keduanya. “Sesungguhnya saya adalah termasuk orang yang memberi nasehat kepada kamu berdua.” (QS. Al-A’rof [7]: 20-21)
Konspirasi juga telah dilakukan kaum Nabi Nuh untuk menjadi paganisme hina. Alloh berfirman yang artinya:
Nuh berkata, “Ya Robbku, sesungguhnya mereka telah mendurhakaiku, dan telah mengikuti orang-orang yang harta dan anak-anak-nya tidak menambah kepadanya melainkan kerugian belaka, Dan melakukan tipu daya yang amat besar”. Dan mereka berkata:”Jangan sekali-kali kalian meninggalkan (penyem-bahan) ilah-ilah kalian dan jangan pula sekali-kali kalian meninggalkan (penyembahan) wadd, dan jangan pula suwaa’, yaghuts, ya’uq dan nasr”, (QS. Nuh [71]: 20-23)
Ibnu Abbas berkata ketika mentafsir-kan ayat ini:
أَسْمَاءُ رِجَالٍ صَالِحِينَ مِنْ قَوْمِ نُوحٍ فَلَمَّا هَلَكُوا أَوْحَى الشَّيْطَانُ إِلَى قَوْمِهِمْ أَنْ انْصِبُوا إِلَى مَجَالِسِهِمْ الَّتِي كَانُوا يَجْلِسُونَ أَنْصَابًا وَسَمُّوهَا بِأَسْمَائِهِمْ فَفَعَلُوا فَلَمْ تُعْبَدْ حَتَّى إِذَا هَلَكَ أُولَئِكَ وَتَنَسَّخَ الْعِلْمُ عُبِدَتْ
“Semua ini adalah nama para tokoh yang sholih di kalangan kaum Nabi Nuh. Tat-kala mereka telah mati, syaithon memberikan wahyu kepada kaum mereka ‘hendaklah kalian mendirikan patung–patung sebagai monument di tempat–tempat perkumpulan kalian dan namailah dengan nama-nama mereka, lalu merekapun melakukannya. Akan tetapi pada saat itu belum disembah, sampai di saat mereka mati dan ilmu (agama pun) dilupakan, saat itulah patung-patung tersebut disembah.” (HR. Bukhori)
Konspirasi juga telah dilakukan oleh kaum kafirin untuk menjegal Islam, jalan keselamat-an dan kebahagiaan. Alloh berfirman, “Dan (ingatlah), ketika orang-orang kafir (Qurais) memikirkan daya upaya terhadapmu untuk menangkap dan memenjarakanmu, atau membunuhmu, atau mengusirmu. Mereka memikirkan tipu daya dan Alloh menggagalkan tipu daya itu. Dan Alloh sebaik-baik Pembalas tipu daya.” (QS. Al-Anfal [8]: 30)
Konspirasi memang ada…konspirasi dilakukan oleh para penjegal Islam… Konspirasi menjauhkan anak Adam dari jalan surga… Konpirasi menjerumuskan insan ke alam neraka…Akan tetapi Alloh Pemilik dan Pengatur segala alam semesta… Makar-Nya jauh lebih mulia… Jauh lebih hebat dan perkasa… Wallohu ta’ala a’lam…

Saudaraku….

Lihatlah secara seksama apa yang sedang terjadi disekitar kita.

Kedzoliman, kemaksiatan, dosa yang dianggap biasa, haram jadi halal, yang halal diharamkan.sunah dianggap bidah, bidah diangaap sunah. Yang salah jadi benar yang benar disalah-salahkan.

Inilah gelombang keterpurukan ruhani yang terus bergulir ditengah-tengah kita bak air bah yang tak bisa dibendung lagi. Oleh karena itu………

Sudah saat nya kita bergerak…..

Sudah waktunya kita bekerja…

Sudah saatnya kita berdakwah…

Mari bergabung bersama radio Fajri Bandung dalam Mega proyek dakwah melalui udara dengan cara mentransferkan sebagian harta Anda kepada kami melalui BANK MUAMALAT no rekening 146-000-1648 a / n PT RADIO SWARA CAKRAWALA SANGKURIANG

“Bersama Fajri Belajar Islam menjadi Mudah, Bersama Fajri Infak Anda Insya Alloh berkah dan terarah” ( Radio fajri 1458 am dan www.fajribandung.com )

%d blogger menyukai ini: