Kelompok pertahana sipil Suriah, White Helmets menyampaikan, sedikitnya tiga warga sipil tewas dalam serangan udara Rusia di daerah perumahan di zona de-eskalasi Idlib, Suriah, Rabu kemarin. Ketiganya adalah saudara kandung yang terbunuh di kota Kafar Sijnah.

Wilayah yang ditargetkan termasuk dalam zona de-eskalasi yang ditetapkan dalam kesepakatan Turki yang dicapai dengan Rusia pada akhir 2018. Sejak itu, lebih dari 1.300 warga sipil telah tewas dalam serangan oleh rezim dan pasukan Rusia di zona de-eskalasi.

Khususnya, sekitar satu juta orang terpaksa meninggalkan daerah rawan konflik di kota dan mulai berlindung di daerah yang lebih aman di bagian utara kota yang berbatasan dengan Turki.

Pemerintah Turki telah mengikuti kebijakan “pintu terbuka” untuk warga Suriah sejak meletusnya perang berdarah. Ada lebih dari 3,6 juta warga Suriah yang saat ini berlindung di Turki, banyak yang berharap suatu hari pulang ke rumah.

https://jurnalislam.com

%d blogger menyukai ini: