Lebih dari 160 warga Suku Laoje mengikrarkan dua kalimat syahadat secara massal di depan peserta Reuni Akbar Muallaf ke-2 di Kecamatan Sidoan, Parigi Moutong. Suku Laoje mendiami wilayah pedalaman Kecamatan Tinombo, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Direktur Yayasan Dakwah Muallaf Indonesia, Ustadz Insan LS Mokoginta mengatakan, kegiatan syahadat massal itu sudah kelima kalinya digelar. Ustadz Moko, sapaannya, memimpin jalannya kegiatan itu. Menurutnya, syahadat massal seperti ini jarang terjadi di Indonesia, bahkan di dunia.

Ustadz Moko mengaku bahwa biasanya paling banyak 35 sampai 50 orang yang bersyahadat massal. Sehingga ini pengalaman yang pertamanya mengislamkan ratusan orang. Hal ini sebagaimana diungkapkan Moko kepada media kamis kemarin.

Dalam kegiatan sebelumnya, September 2018, warga yang bersyahadat jumlahnya 95 orang. Oleh karena itu, Ustadz Moko mengajak kepada ormas-ormas Islam, para dai, kiai, ulama, ustaz, dan berbagai kalangan masyarakat agar menjaga dakwah di wilayah itu.

Yayasan Muallaf Center Aya Sofya Indonesia dan Gerakan Islam Untuk Semua telah membangun dua mushalla di wilayah tersebut. Hingga saat ini, total warga Suku Laoje yang telah bersyadahat sebanyak lebih dari 500 orang.

Jarak masjid dan mushalla dari tempat mereka, puluhan kilometer. Sehingga Yayasan Aya Sofya dan GIUS, membangun dua mushalla di wilayah atau dusun tempat mereka menetap. salah satu dari dua mushalla tersebut sudah siap digunakan.

Ia pun mengajak para dermawan yang ada agar ikut membantu menambah lagi pembangunan mushalla di wilayah pedalaman itu, dengan harapan warga Suku Laoje memiliki rumah ibadah di wilayah mereka tinggal.(hidayatulloh.admin)

 

%d blogger menyukai ini: