Sejumlah warga Yahudi pada Senin kemarin memaksa masuk ke kompleks Masjid Al-Aqsha di Yerusalem. Lebih dari 100 pemukim yang dikawal oleh polisi Israel menyerbu kompleks Al-Aqsha sejak dini hari. Hal ini sebagaimana diungkapkan Otoritas Wakaf  yang bertanggung jawab untuk mengawasi situs-situs suci Muslim dan Kristen di kota Jerusalem.

Serbuan itu menyebabkan gesekan antara jamaah Muslim dan pasukan Israel di situs penting itu. Menurut otoritas, polisi Israel menahan empat jamaah di dalam situs tanpa menyebutkan alasan penangkapan.

Bagi umat Islam, Al-Aqsha merupakan situs tersuci ketiga di dunia setelah Makkah dan Madinah, sementara umat Yahudi menyebut daerah itu sebagai Gunung Bait Suci, tempat yang mereka klaim sebagai bekas dua kuil Yahudi berdiri pada zaman kuno.

Israel secara ilegal menduduki Yerusalem Timur, tempat Al-Aqsha berada, sejak Perang Arab-Israel 1967 dan mencaplok seluruh kota pada 1980 kemudian mengklaimnya sebagai ibu kota negara Yahudi. (hidayatulloh.com/admin)

%d blogger menyukai ini: