Departemen Urusan Islam dan Kegiatan Amal di Dubai mengumumkan bahwa lebih dari 3 ribu orang menjadi mualaf atau memeluk Islam pada 2019. Hal itu diumumkan oleh lembaga ini sebagai bagian dari komitmennya mempromosikan nilai-nilai Islam yang toleran di Dubai, Uni Emirat Arab.

Direktur Pusat Budaya Islam, Hind Mohammed Lootah, mengatakan lembaga ini terus berupaya menyebarkan budaya Islam dan nilai-nilai kemanusiaan di antara masyarakat. Kesadaran yang meningkat di antara penduduk telah menyebabkan peningkatan jumlah mualaf dibandingkan tahun sebelumnya. Pusat tersebut memungkinkan para mualaf belajar lebih banyak tentang toleransi dalam Islam.

Kepala Seksi Kepedulian Mualaf, Hanaa Abdullah Al Jallaf, mengatakan pusat ini menyediakan beberapa layanan kepada mualaf. Mereka memberikan layanan dimulai dengan dukungan finansial dan emosional dalam kerja sama dengan pihak berwenang.

Selain itu, pusat ini menyelenggarakan perjalanan umrah setiap tahun untuk mualaf dari berbagai negara. Dia juga menyebutkan pusat tersebut bekerja menyediakan panel diskusi psikologis serta pelajaran bagi mualaf. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran agama akan nilai-nilai dan praktik Islam.

https://khazanah.republika.co.id

 

%d blogger menyukai ini: