Lebih dari 5 Ribu anak telah terbunuh atau terluka sejak konflik di Yaman setelah intervensi militer yang dipimpin Saudi pada Maret 2015. Hal ini sebagaimana diungkapkan perwakilan dari UNICEF Sara Beysolow Nyanti.

Berbicara pada konferensi pers di ibukota Sanaa pada upacara yang menandai peringatan 30 tahun Konvensi Hak-hak Anak, Sara Beysolow Nyanti mengatakan kepada wartawan bahwa Konflik yang meningkat telah memaksa hampir setengah juta anak-anak Yaman keluar dari sekolah.

Selain itu, Lima anak menghadiri konferensi pers, menulis surat kepada kepala PBB Antonio Guterres dan Direktur Eksekutif UNICEF Henrietta Fore untuk menuntut hak-hak mereka.

Diperkirakan dua juta anak di Yaman saat ini menderita kekurangan gizi akut, termasuk 360 ribu di bawah lima tahun. (arrahmah.com/admin)

%d blogger menyukai ini: