Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi pada hari Ahad (03/09/2017) yang lalu mengatakan ribuan orang Rohingya yang melarikan diri dari kekerasan sektarian di Myanmar telah menuju ke Bangladesh, memperburuk krisis kemanusiaan yang sedang berlangsung di perbatasan.

Diperkirakan lebih dari 70 ribu orang telah memasuki Bangladesh pada Ahad pagi. Puluhan muslim Rohingya meninggal setelah berusaha menyeberangi sungai yang memisahkan Myanmar dan Bangladesh, sementara puluhan ribu lainnya telah dikembalikan oleh penjaga perbatasan Bangladesh.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada hari Jumat (01/09/2017) memperingatkan pemerintah Birma untuk mengendalikan kekerasan tersebut dan mengizinkan pekerjaan bantuan ke daerah-daerah bencana.

(arrahmah.com)

%d blogger menyukai ini: