Ledakan dahsyat di sebuah masjid di provinsi Balochistan, Pakistan menewaskan sedikitnya 15 orang, termasuk seorang imam dan seorang perwira senior polisi, Jumat kemarin.  Ledakan juga menyebabkan 20 lainnya terluka. Ledakan itu berselang tiga hari setelah ledakan bom yang menewaskan dua orang di Quetta.

Masjid itu terletak di daerah mayoritas Pashtun yang berpenduduk padat. Regu penjinak bom dan personel keamanan masih mencari bom lain di area masjid. Sementara itu, keadaan darurat telah diumumkan di semua rumah sakit di daerah tersebut. Rekaman TV menunjukkan puing-puing dan pecahan kaca tersebar di lantai masjid.

Tidak ada yang langsung mengklaim bertanggung jawab atas ledakan itu. Sayap media militer Pakistan mengatakan telah mencapai lokasi dan sedang melakukan operasi pencarian bersama dengan polisi.

Menteri Utama Balochistan Jam Kamal Khan mengutuk insiden itu dan menyatakan kesedihan atas hilangnya nyawa. Menanggapi insiden itu, Menteri Dalam Negeri Balochistan Zia Langove mengutuknya.

Ledakan itu terjadi tiga hari setelah dua pria tewas dan belasan terluka dalam ledakan di dekat kendaraan pasukan keamanan di Quetta. Pada Mei tahun lalu, sebuah ledakan bom di sebuah masjid di ibu kota provinsi Quetta menewaskan dua orang, termasuk seorang ulama dan melukai 28 lainnya. (Khajanah.republika Admin.)

 

%d blogger menyukai ini: