Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohammad mengatakan negara Islam masih tertinggal dalam hal teknologi. Sehingga umat islam hanya mengandalkan penemuan dan teknologi yang diproduksi oleh negara-negara non-Muslim. Mahathir mengatakan umat islam perlu menggandakan usaha untuk menjembatani kemajuan teknologi dengan negara lain. Hal ini sebagaimana diungkapkan Mahathir dalam sesi diskusi meja bundar di KTT Kuala Lumpur hari Kamis kemarin.
Mahathir mengatakan hampir semua negara Muslim diundang untuk ambil bagian dalam KTT, terlepas dari tingkatannya. Acara ini dihadiri pemimpin Negara-negara islam seperti Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Iran Hassan Rouhani. Dr Mahathir menjelaskan bahwa pertemuan puncak itu diselenggarakan bukan untuk membahas agama, tetapi untuk membahas urusan umat.
Dia mengatakan karena alasan inilah KTT diselenggarakan, dan setidaknya peserta akan dapat mengidentifikasi kesalahan mereka, melalui diskusi di sesi ini. Sebelumnya, Mahathir berbicara tentang masalah yang dihadapi dunia Muslim; dengan negara-negara Muslim dihancurkan di mana-mana dan rakyatnya harus melarikan diri untuk mencari perlindungan di negara-negara non-Muslim. (hidayatulloh.com/admin)

%d blogger menyukai ini: