Pemerintah India telah mengirim permintaan resmi pada pemerintah Malaysia untuk segera mengekstradisi pendakwah internasional, Zakir Naik.

Kantor berita malaysia mengutip sumber-sumber resmi mengatakan bahwa India masih memburu Zakir yang kini mendapatkan perlindungan pemerintah Malaysia.

Badan Investigasi Nasional anti-terorisme India telah mengejar Zakir Naik, yang telah melarikan diri dari India sebelum agen tersebut mengambil alih penyelidikan terhadapnya. Sejak meninggalkan India, Zakir Naik tinggal di Malaysia, negara mayoritas Muslim di Asia Tenggara.

India mengirim permintaan resmi ke Malaysia sejak hari Kamis pekan kemarin. Zakir adalah pendakwah dan ahli perbandingan agama yang paling ditakuti India. Zaki Naik, menghadapi tuduhan menghasut dan melakukan kegiatan yang melanggar hukum di India. Dia juga menghadapi penyelidikan baik di India maupun Bangladesh sehubungan dengan tuduhan keterlibatan serangan teror di Holey Artisan Bakery di Dhaka pada Juli 2016. Sebuah tuduhan yang oleh banyak pihak sangat dibuat-buat.

India, adalah Negara dengan mayoritas Hindu, yang hari-hari ini sangat tidak ramah dengan pemeluk Islam. Penceramah berusia 54 tahun itu bersikukuh menyatakan dirinya tidak bersalah atas tuduhan-tuduhan terorisme yang diarahkan kepadanya di negeri asalnya, India.

Zakir Naik juga mengatakan bahwa organisasi kepolisian internasional, Interpol, sudah pernah menolak mengeluarkan Red Notice (red notais) untuk dirinya. Menurutnya, Itu menunjukkan betapa lemahnya tuduhan-tuduhan pemerintah India.

Bagaimanapun, Malaysia di bawah pemerintahan baru, belum menanggapi permintaan india tersebut. (hidayatulloh.com/admin)

%d blogger menyukai ini: