Mantan kepala dinas rahasia Israel Shin Bet, memperingatkan tentang hasil pertemuan orang-orang Yahudi Amerika pada Sabtu kemarin. Hal ini terkait ambisi akhir Israel yang ingin memperluas perbatasannya dan memblokir pembentukan negara Palestina. Ami Ayalon, pemimpin Shin Bet dari tahun 1995 hingga 2000 dan seorang panglima tertinggi angkatan laut Israel, membuka konvensi tahunan di Washington pada hari Sabtu. Dia mengatakan Israel sedang dalam krisis. Ayalon memperingatkan bahwa Kelanjutan pendudukan adalah ancaman terbesar bagi keselamatan Israel dan keberadaannya sebagai negara demokrasi.

Ayalon, yang merupakan bagian dari oposisi partai politik Biru dan Putih, mengatakan bahwa memperluas perbatasan negara akan semakin mengisolasi Israel dan meningkatkan anti Israel di seluruh dunia.

Ayalon mengatakan Israel telah berhasil diterima masyarakat Arab. Dia mengutip perjanjian damai tahun 1979 dengan Mesir, pengakuan Palestina atas hak Israel untuk eksis, perjanjian damai 1994 dengan Yordania, dan keputusan Liga Arab pada 2002 untuk mengakui Israel sebagai imbalan atas penarikan penuh dari wilayah-wilayah Arab yang diduduki.

Konferensi tersebut menghadirkan para aktivis, pembuat kebijakan, dan pemimpin politik terkemuka yang membahas masa depan konflik Israel-Palestina, dan kebijakan Amerika di Timur Tengah.

https://www.kiblat.net

%d blogger menyukai ini: