Pasca gempa berkekuatan 7,2 Skala Richter yang terjadi pada Ahad di 62 kilometer Timur Laut Labuha, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan menetapkan masa tanggap darurat bencana selama tujuh hari dari 15 sampai 21 Juli.

Pelaksana Harian Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB Agus Wibowo, mengatakan gempa itu menyebabkan dua orang meninggal dunia, satu warga Desa Gane Luar dan satu warga Desa Papaceda.

Menurut dia, gempa juga menyebabkan 2.000 lebih warga mengungsi di 14 titik pengungsian serta mengakibatkan 58 rumah dan dua jembatan rusak. Hal ini sebagaimana diungkapkan Agus di Jakarta hari senin kemarin.

Hingga Senin kemarin, telah terjadi 65 kali gempa susulan sejak gempa pertama pada Ahad sebelumnya. menurut hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika gempa dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan struktur pergerakan mendatar.

%d blogger menyukai ini: