Jakarta – Lembaga riset Pusat Studi Gaya Hidup Halal dan Konsumen merilis bahwa lebih dari 70 persen konsumen Muslim berkeyakinan mengkonsumsi produk halal bagian dari kewajiban sebagai umat Islam. Wakil Direktur Lembaga Penelitian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia atau LPPOM MUI, Muti Arintawati  mengatakan, peran media dan kepedulian stakeholders sangat berpengaruh terhadap kepatuhan masyarakat akan produk halal.

Menurutnya, kesadaran halal meningkat terutama pada kalangan berpendidikan yang melek informasi dan regulasi Undang-Undang Jaminan Produk Halal. Selain itu Muti menjelaskan bahwa Kesadaran halal bisa meningkat dengan luasnya sosialisasi tentang halal di berbagai media oleh berbagai pihak. Hal ini sebagaimana diungkapkan Muti kepada media hari kamis kemarin.

Ia menambahkan, meski Undang-Undang Jaminan produk halal masih bersifat voluntary atau sukarela, sertifikat halal merupakan nilai tambah bagi keunggulan produk suatu industri. Dengan kesadaran tersebut pelaku industri seharusnya segera mengurus sertifikat halal.

Semakin meningkatnya jumlah produk bersertifikat halal yang menggunakan logo halal dan juga iklan produk yang memasukkan halal sebagai salah satu keunggulan produknya, bisa mendorong meningkatnya kesadaran masyarakat. (jurnalislam/admin)

%d blogger menyukai ini: