Di antara ketetapan Alloh dan Rosul-Nya yang harus kita ketahui dan yakini adalah, bahwa umat Islam ini akan mengalami perpecahan sebagaimana yang telah terjadi pada orang-orang Yahudi dan Nashroni. Hal ini berdasarkan hadits-hadits sohih yang menjelaskan tentang terjadinya perpecahan di antara umat Islam. Di antaranya adalah sabda Rosululloh yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah:

لَتَفْتَرِقَنَّ أُمَّتِيْ عَلَى ثَلاَثٍ وَسَبْعِيْنَ فِرْقَةً وَاحِدَةٌ فِي الْجَنَّةِ وَثِنْتَانِ وَسَبْعُوْنَ فِي النَّارِ قِيْلَ يَا رَسُوْلَ اللهِ مَنْ هُمْ؟ قَالَ : اَلجَمَاعَةُ.

“Sesungguhnya umatku berpecah-belah menjadi 73 golongan. Satu golongan di dalam surga dan 72 golongan di dalam neraka. Ditanyakan kepada beliau: ”Siapakah mereka (yang satu golongan) itu ya Rosululloh ? Beliau menjawab: Al Jama’ah.

Kaum muslimin hafidzhokumulloh…

Rosululloh juga bersabda:

وَإِنَّ بَنِي إِسْرَائِيْلَ تَفَرَّقَتْ عَلَى ثِنْتَيْنِ وَسَبْعِيْنَ مِلَّةً وَسَتَفْتَرِقُ أُمَّتِيْ عَلَى ثَلاَثٍ وَسَبْعِيْنَ مِلَّةً كُلُّهَا فِي النَّارِ إِلاَّ وَاحِدَةً قَالُوا: مَنْ هِيَ يَا رَسُوْلَ اللهِ ؟ قَالَ: مَنْ كَانَ على مَا أَنَا عَلَيْهِ وَأَصْحَابِي.

“Sesungguhnya Bani Israil berpecah-belah menjadi 72 kelompok keagamaan, dan umatku akan berpecah-belah men-jadi 73 kelompok keagamaan. Seluruhnya berada di api neraka, kecuali satu kelompok. Mereka (para sahabat) bertanya: Siapakah satu kelompok itu ya Rosululloh? Beliau menjawab: “Mereka yang mengikuti jejakku dan jejak sahabat-sahabatku.” (HR. Tirmidzi)

Kaum muslimin hafidzhokumulloh…

Munculnya berbagai aliran sempalan dan firoq dollah (Kelompok-kelompok sesat) di umat ini, di samping telah menjadi ketetapan Alloh dan Rosul-Nya juga tidak lepas dari adanya konspirasi Iblis dan bala tentaranya di kalangan kaum kafirin (Yahudi dan Nasrani). Salah satu cabang konspirasi Iblis dan bala tentaranya saat ini yang amat berbahaya adalah agama Syi`ah. Konsep dan gerakan Syi`ah sejak awal kemunculannya merupakan skenario besar konspirasi Yahudi melalui tokoh pemerannya yaitu Abdulloh bin Saba.

Tahukah Anda … siapa itu Abdulloh bin Saba? Di tengah kepastian dan keyakinan tentang adanya Abdulloh bin Saba, para sejarawan berbeda pendapat tentang siapa nama aslinya dan dari keluarga mana serta kelahiran mana. Ini menunjukkan bahwa sejak awal kemunculan dan keberadaan si “anak hitam” ini merupakan misteri yang dipastikan bagian dari konspirasi Yahudi Internasional. Yang pasti, berdasarkan riwayat sejarah, Abdulloh bin Saba berasal dari Yaman, baik riwayat yang mengatakan dari kabilah Himyar maupun yang mengatakan dari kabilah Hamdan. Dia dikenal sebagai “anak hitam” karena sang ibu yang melahirkannya adalah orang “Habasyah” (Etiopia). (Lihat: Ibnu Hazm dalam al-Fasl Fi al-Milal wa an-Nihal, al-Baladzari dalam Ansab al-Asyraf, dan al-Farazdaq dalam Diwannya, Tarikh at-Tobari dan adz-Dzahabi dalam Tarikh al-Islam).

 

Yaman saat itu dihuni oleh ahlul Kitab Yahudi dan Nasrani. Latar belakang inilah yang kita lihat nanti begitu tampak dalam pemikiran sesat yang disebarkannya dalam merusak kaum muslimin. Dalam sejarahnya, orang-orang Yahudi masuk ke negeri Yaman setelah diusir dari Palestina oleh Imperium Romawi di bawah Titus. Lalu, setelah bangsa Habasyah menguasai Yaman, di tahun 525 M mulailah orang-orang Nasrani memasuki kota Yaman. Di masa inilah pemikiran-pemikiran Yahudi dan Nasrani bersatu menjadi pemikiran-pemikiran kufur baru yang mengkristal. (Lihat: al-Yaman `Ibar at-Tarikh oleh Ahmad Husein, Madzhab al-Islamiyyin oleh Abdurrahman Badawi, Tarikh al-`Arb Qobla al-Islam oleh Jawwad `Ali).

Kehadiran Abdulloh bin Saba di tengah-tengah kaum Muslimin sebenarnya sudah dirancang oleh Yahudi sejak tahun 30 H, bahkan sebelumnya. Dia pura-pura masuk Islam di zaman `Utsman bin `Affan . Tak ada satu buku sejarah pun yang berbeda pendapat bahwa Abdulloh bin Saba pada asalnya adalah seorang Yahudi, seperti yang diungkap oleh at-Tobari, Ibnu `Asakir, Ibnu al-Atsir, al-Bagdadi dan Ibnu Hazm. Upayanya dalam merusak kaum muslimin dilakukan dengan keliling negeri-negeri Islam menyebarkan fitnahnya, dimulai dari Hijaz, lalu Basroh, Kufah, dan Syam.

Ide busuknya dimulai dengan menebar ideologi kotornya yang berasal dari Yahudi. Dibangunnya landasan yang sesat yang menggiurkan orang-orang berpikiran miring, dan mengikuti hawa nafsunya. Jalannya pun berliku-liku dibungkus dengan kosmetik, membuat orang tergiur dan berkerumun di sekitarnya. Dia otak-atik Al Qur`an dan membuat-buat ta`wil yang sesat dengan mengklaim bahwa Rosululloh akan bangkit kembali. Dengan busuknya dia mengatakan: “Mengherankan ada orang yang meyakini bahwa Isa akan kembali, akan tetapi tidak percaya bahwa Muhammad akan kembali. Padahal Alloh berfirman, “Sesungguhnya yang mewajibkan atasmu (melaksanakan hukum-hukum) al-Qur’an, benar-benar akan mengembalikan kamu ke tempat kembali..” (QS. Al-Qoshosh [28]: 85)

Dalam ta`wil busuknya tersebut, dia mengatakan yang dimaksud ma`ad (tempat kembali) di ayat ini adalah akhir zaman. Untuk itu Muhammad lebih berhak kembali (reinkarnasi) dibanding Isa .

Si Hitam kotor inipun menempuh jalan analogi sesat yang mengklaim adanya wasiat Nabi kepada Ali , dengan mengatakan: “Ada seribu Nabi, dan setiap Nabi mempunyai washi (penerima wasiat). Ali adalah washi Muhammad .” Lalu ia mengatakan, “Muhammad adalah penutup para Nabi , dan Ali adalah penutup para washi.” (Hal ini bisa dilihat dalam Tahqiq Mawaqif as-Sohabah Fi al-Fitnah oleh Muhammad Amhazun).

Ketika suasana memungkinkan, dia mulai beranjak ke tujuan yang telah direncanakan, yaitu mengadakan pemberontakan terhadap `Utsman bin `Affan . Provokasipun mulai ditebar, ia berkata: “Adakah yang lebih dzolim dibandingkan orang yang merebut wasiat Rosululloh ?” “Utsman telah merebutnya dengan cara yang tidak benar, padahal Ali -lah washi Rosululloh . Sekarang bergeraklah kalian untuk merebut kepemimpinan ini! Bangkitlah! Dan gerakkanlah segala potensi! Lawan dan hujat pemimpin-pemimpin kalian saat ini.”

Konspirasi ini pun menuai korban pertama, yaitu terbunuhnya sahabat yang Mulia, amirul mu`minin `Utsman bin `Affan . Pada akhirnya, konspirasi inipun membentuk satu arus agama baru yaitu agama Sabaiyyah atau Syi`ah. Di mana ajarannya telah menyimpang dari tuntunan Rosululoh dan para sahabatnya. Bahkan, penyimpangannya telah sampai pada jurang kekufuran dan kesyirikan.

Jadi, makar busuk yang dilancarkan oleh si anak hitam Abdulloh bin Saba benar-benar telah mengancam akidah umat Islam saat ini. Karena, agama Syiah yang diciptakannya kini telah dilestarikan oleh kaum Majusi Iran dan disebarkan dan diekspor secara masif ke negeri-negeri kaum muslimin. Semoga Alloh melindungi kita dari tipu daya dan makar musuh-musuh-Nya. Amin. Wallohu Ta’ala a’lam…

Saudaraku….

Lihatlah secara seksama apa yang sedang terjadi disekitar kita.

Kedzoliman, kemaksiatan, dosa yang dianggap biasa, haram jadi halal, yang halal diharamkan.sunah dianggap bidah, bidah diangaap sunah. Yang salah jadi benar yang benar disalah-salahkan.

Inilah gelombang keterpurukan ruhani yang terus bergulir ditengah-tengah kita bak air bah yang tak bisa dibendung lagi. Oleh karena itu………

Sudah saat nya kita bergerak…..

Sudah waktunya kita bekerja…

Sudah saatnya kita berdakwah…

Mari bergabung bersama radio Fajri Bandung dalam Mega proyek dakwah melalui udara dengan cara mentransferkan sebagian harta Anda kepada kami melalui BANK MUAMALAT no rekening 146-000-1648 a / n PT RADIO SWARA CAKRAWALA SANGKURIANG

“Bersama Fajri Belajar Islam menjadi Mudah, Bersama Fajri Infak Anda Insya Alloh berkah dan terarah” ( Radio fajri 1458 am dan www.fajribandung.com )

%d blogger menyukai ini: