Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Adel al-Jubeir dan Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab, Sheikh Abdullah bin Zyaed Al Nahyan mengunjungi Pakistan. Kedatangan mereka ke sana adalah untuk membahas isu Kashmir.

Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mahmud Qureshi, mengatakan bahwa Menlu Uni Emirat Arab dan Arab Saudi tiba hari ini di Pakistan untuk membahas situasi yang genting ini. Sementara Parlemen Uni Eropa telah menyerukan diakhirinya jam malam di Kashmir yang diduduki India.

Kunjungan tersebut hanya akan berlangsung selama satu hari. Selain bertemu dengan Qureshi, al-Jubeir, dan Sheikh Abdullah akan menemui Perdana Menteri Pakistan Imran Khan dan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Qamar Javed Bajwa.

Pada Senin lalu, Imran Khan berjanji bahwa negaranya tidak akan memulai perang dengan India. Sebab, terdapat risiko perang nuklir jika hal itu dilakukan.

Sebelumnya, Khan mengatakan semua upaya dan tawarannya untuk berdialog dengan India guna menciptakan perdamaian sia-sia. Karena itu, dia menilai tidak ada gunanya melakukan pembicaraan dengan para pejabat India.

Pernyataan Khan berkaitan dengan ketegangan antara Pakistan dan India pasca-dicabutnya status khusus Jammu-Kashmir. Khan mengaku tidak tahu lagi harus melakukan cara apa untuk membuat India berkenan melakukan dialog. (internasional.republika.co.id/admin)

%d blogger menyukai ini: