Menteri Palestina untuk Yerusalem Fadi al-Hadmi ditangap pasukan Israel di rumahnya, Sabtu kemarin. Pasukan polisi Israel menggerebek rumah Hadmi tengah malam, menggeledahnya, dan secara fisik menyerangnya sebelum membawanya ke tujuan yang tidak diketahui. Hal ini sebagaimana diungkap kantor berita Palestina, WAFA, dalam laporannya pada Ahad kemarin.

Belum diketahui mengapa Israel menangkap dan menahan Hadmi. Otoritas Israel pun belum memberikan keterangan resmi perihal penangkapan tersebut. Dalam lima bulan terakhir, Hadmi telah ditangkap pasukan Israel sebanyak tiga kali. Dia pun beberapa kali dipanggil untuk diinterogasi. Pada pertengahan Oktober lalu, Israel pun menangkap Gubernur Palestina untuk Yerusalem Adnan Ghaith. Sama seperti Hadmi, itu bukan pertama kalinya Ghaith ditangkap pasukan Israel.

Foto-foto penangkapan Ghaith viral di media sosial. Beberapa foto menunjukkan bagaimana aparat keamanan Israel bersenjata lengkap menggerebek kediaman Ghaith kemudian menangkapnya. Pada Februari lalu, Israel telah menangkap Ghaith. Itu adalah kedua kalinya ditangkap pasukan keamanan Israel.

Penangkapan Ghaith dan al-Faqih membuat Organisasi Pembebasan Palestina atau PLO geram. Sekretaris Komite Eksekutif PLO Saeb Erekat kala itu mengatakan penangkapan Ghaith dan al-Faqih adalah upaya Israel untuk mengintimidasi pemerintahan Otoritas Palestina. (republika.co.id/admin)

%d blogger menyukai ini: