Sebuah penelitian baru mengungkapkan bahwa polisi di India memperlihatkan bias yang signifikan terhadap umat Islam. Setengah dari 12 ribu personel polisi, yang diwawancarai mengatakan bahwa, mereka merasa umat Muslim “secara alami cenderung melakukan kejahatan”.

Laporan ini diterbitkan saat PBB dan kelompok-kelompok hak asasi khawatir atas peningkatan pelecehan dan kekerasan terhadap minoritas Muslim India setelah Partai Bharatiya Janata nasionalis Hindu, yang dipimpin oleh Perdana Menteri Narendra Modi, mengambil alih kekuasaan pada tahun 2014.

Sejak Modi berkuasa, lusinan orang yang kebanyakan Muslim, telah dibunuh oleh gerombolan penjahat atas tuduhan memakan daging sapi atau menyembelih sapi, satu binatang yang dianggap suci dalam agama Hindu.

Modi telah berulang kali mengatakan bahwa pihak berwenang harus menghukum warga sipil yang melakukan kekerasan atas nama perlindungan sapi, tetapi para pengkritiknya menuduh pemerintah belum berbuat cukup banyak untuk menuntut para tersangka pembunuhan.

Penelitian tersebut menemukan fakta bahwa sebanyak 14 persen polisi yang disurvei percaya bahwa Muslim sangat mungkin atau cenderung melakukan kejahatan.

35 persen personel merasa bahwa merupakan hal yang wajar jika massa menghukum pelaku dalam kasus penyembelihan sapi. (arrhamah.com/admin)

%d blogger menyukai ini: