Pusat Hak Ekonomi dan Sosial Mesir menyatakan lebih dari 1.900 orang telah ditangkap di Mesir pada pekan lalu. Meski begitu demonstrasi lanjutan untuk memprotes pemerintahan presiden Abdel Fatah al-Sisi tetap dilaksanakan pada hari ini.

Jumlah orang yang ditangkap tersebut bukan hanya dari kelompok demonstran. Beberapa orang justru tidak ada hubungannya dengan protes yang sedang dilakukan dan mereka yang ditahan di seluruh negeri.

Pihak berwenang Mesir juga menangkap beberapa tokoh oposisi, meskipun tidak ada indikasi terlibat dengan gelombang demonstrasi tersebut. Pengacara hak asasi manusia juga ditangkap di luar gedung pengadilan Kairo, tempat dia membela para pemrotes.

Beberapa hari kemudian, jurnalis dan politisi oposisi Khaled Dawoud ditangkap, serta ilmuwan politik Hassan Nafea dan Hazem Hosny. Mantan juru bicara mantan kepala staf militer Sami Anan juga ditahan setelah berusaha mencalonkan diri sebagai presiden tahun lalu.

Mantan kontraktor yang diasingkan Mohamed Ali yang videonya menuduh korupsi yang merajalela di dalam militer Mesir memicu protes baru-baru ini. Dia telah menyerukan satu juta orang untuk turun ke jalan pada Jumat ini.

Sebelumnya, demonstran yang menyuarakan pencopotan Sisi harus berhadapan dengan gas air mata, peluru karet, pukulan, dan amunisi. Akan tetapi masyarakat masih tetap antusias berdemonstrasi hari ini. (internasional.republika.co.id/admin)

%d blogger menyukai ini: