Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi resmi mencabut aturan jam malam di seluruh kerajaan sejak Ahad kemarin. Kendati demikian umroh masih ditangguhkan.

Sebelumnya, Makkah dan Jeddah selalu dalam penguncian dan penduduk hanya diizinkan meninggalkan rumah mereka untuk keperluan mendesak. Semua kegiatan ekonomi dan komersial akan diizinkan beroperasi dengan syarat, mereka benar-benar mematuhi tindakan pencegahan virus. Hal ini sebagaimana diungkapkan Kementerian Dalam Negeri Saudi senin kemarin.

Kendati demikian lanjut Kementerian Dalam Negeri, larangan untuk umroh dan penerbangan internasional masih tetap ditangguhkan hingga pemberitahuan lebih lanjut. Selain itu perbatasan darat dan laut Saudi juga masih tetap ditutup.

Kementerian juga kembali menekankan tentang langkah-langkah jarak sosial yang harus benar-benar dipatuhi. Perkumpulan orang tidak izinkan lebih dari 50 orang. (republika.co.id/admin)

%d blogger menyukai ini: