Human Rights Watch atau HRW melaporkan bahwa pemerintah Myanmar telah menghancurkan 1250 unit perumahan milik Muslim Rohingya. Penghancuran ini terjadi di negara bagian Rakhine selama lebih dari 6 minggu.

Lembaga HAM yang berbasis di AS ini membuat pengumuman tersebut berdasarkan citra satelit definisi tinggi dari negara bagian barat Rakhine.

Brad Adams, direktur HRW Asia mengungkapkan, gambar satelit baru menunjukkan hal yang lebih mengkhawatirkan. Citra mengonfirmasi bahwa kehancuran di desa-desa Rohingya adalah jauh lebih besar dan lebih banyak dibandingkan dari laporan yang dirilis pemerintah.

Pekan lalu, juru bicara pemerintah Zaw Htay mengkritik media internasional dan HRW yang ia sebut berlebihan tentang kerusakan oleh militer Myanmar yang telah menghancurkan 430 bangunan di tiga desa.

Sebagaimana diketahui Pemerintah dan kelompok ekstrimis Budha telah melancarkan kekerasan komunal di Rakhine, di mana Muslim Rohingya tinggal sejak tahun 2012.

 

ISLAMPOS 

%d blogger menyukai ini: