Militer Myanmar kembali mengusir ratusan keluarga dari satu desa Muslim di dekat perbatasan dengan Myanmar pada Ahad kemarin. Hal ini memaksa ribuan warga desa tidur di tengah kebun sawit sampai hari ini.

Kantor berita Reuters Arabic melaporkan, Senin kemarin, militer menyerbu desa Kyi Ken Been di dekat perbatasan dengan Bangladesh. Warga hanya diberi waktu beberapa menit untuk mengemasi barang-barang mereka sebelum diusir. Sementara itu, militer Myanmar diam saat dikonfirmasi kantor berita Reuters.

Ribuan warga Muslim saat ini hidup tak menentu di tenda-tenda pengungsi. Nyawa mereka masih terancam kebrutalan militer dan pengikut Budha yang mereka nilai ekstrim.

 

Arakan

%d blogger menyukai ini: