Pertempuran meletus antara tentara Suriah dan pasukan Kurdi di satu sisi dan faksi-faksi oposisi Suriah dukungan Turki di sisi lain di Suriah utara pada Rabu kemarin. Faksi oposisi Jaisyul Wathany turut serta di barisan Turki dalam kampanye militer menghadapi milisi Kurdi Suriah.

Milisi Kurdi meminta militer Assad masuk wilayahnya dalam rangka menghadang agresi militer Ankara. Militer Suriah telah memasuki Manbij dan Ain Issa, dan saat ini berhadapan langsung dengan militer Turki dan faksi oposisi Suriah.

Militer Turki dan faksi oposisi dukungannya sudah merebut wilayah sejauh 120 kilometer dari perbatasan Turki sejak operasi awal pekan ini.

Lembaga pengawas HAM Suriah melaporkan pertempuran itu terjadi di dekat jalan internasional, di daerah-daerah yang memisahkan wilayah pasukan Kurdi dan daerah-daerah yang dikendalikan oleh faksi-faksi yang setia kepada Ankara. Lembaga yang bermarkas di Inggris itu menunjukkan bahwa pertempuran ini masih berpusat di kota Ain Issa. Moskow, sekutu penting Damaskus, mengatakan pada Selasa lalu bahwa Rusia tidak akan membiarkan konfrontasi antara tentara Turki dan Suriah. (kiblat.net/admin)

%d blogger menyukai ini: