Seorang tokoh Islam di wilayah Trakia Barat Yunani dijatuhi hukuman penjara semalam 80 hari lantaran melanggar ketentuan otoritas setempat. Seperti dilansir media hari ini,  disebutkan hukuman itu dijatuhkan karena ia mengikuti Shalat Jumat di sebuah desa di Provinsi Evos pada tahun 2016.

Meski demikian tak ada penjelasan mengapa tokoh Islam itu diadili saat ini. Ibrahim Serif seorang mufti terpilih Komotini, yang merupakan salah satu dari tiga kota besar wilayah Trakia Barat di Yunani, tempat bagi sekitar 150 ribu orang minoritas Muslim Turki.

Serif mengatakan di media sosialnya bahwa ia dihukum oleh pengadilan Alexandroupoli. Ia juga membagikan salinan panggilan pengadilan. Sementara itu pengacara tengah berupaya mengajukan banding.

Pemilihan mufti oleh umat Islam di Yunani telah diatur dalam perjanjian Athena 1913 yakni dilakukan antara Yunani dan Kekaisaran Ottoman. Namun pada 1991 Yunani membatalkan undang-undang tersebut. Alasannya karena Yunani bukan komunitas Muslim. Sementara Muslim Turki di Komotini dan Xanthi juga tak mengakui mufti yang ditunjuk oleh Yunani. (republika.co.id/admin)

%d blogger menyukai ini: