Pembaca muslimah yang dirahmati Alloh Alhamdulillah pada kesempatan yang penuh berkah kali ini kita benjumpa kembali dalam rubrik wanita Islami pembahasan tentang adab-adab seorang muslimah dalam kehidupan sehari-hari dan pada kesempatan kali ini kita akan membahas tema “Muslimah dan Qona’ah”.

Pembaca muslimah. Sifat Qana’ah merupakan akhlaq yang mulia dalam islam Qonaah adalah rela menerima dan merasa cukup atas hasil yang diusahakannya serta menjauhkan diri dari rasa tidak puas dan perasaan kurang. Orang yang memiliki sifat qanaah memiliki pendirian bahwa apa yang diperoleh atau yang ada pada dirinya adalah kehendak Alloh .

Sikap qonaah ini hendaknya dimiliki oleh setiap muslim terlebih seorang muslimah. Seorang muslimah yang memiliki sikap qonaah akan menerima dan merasa puas atas hasil yang diusahakannya atau atas hasil yang diusahakan suaminya ia akan memberikan semangat dan tidak akan mengeluh terhadap pemberian suaminya ia akan selalu berlapang dada berhati tenteram merasa kaya berkecukupan dan bebas dari keserakahan serta hidup berdasarkan kemandirian dengan tetap bergantung kepada karunia Alloh .

Pembaca muslimah. Suri tauladan kita semua yaitu Rasulullah adalah manusia yang paling qana’ah ridha dengan apa yang ada. Beliau juga seorang yang paling kuat iman dan keyakinannya namun demikian beliau masih meminta kepada Allah agar diberikan qana’ah disebutkan dalam riwayat al Hakim bahwa beliau bedoa

“Ya Allah berikan aku sikap qana’ah terhadap apa yang Engkau rizkikan kepadaku berkahilah pemberian itu dan gantilah segala yang hilang dariku dengan yang lebih baik” .

Dan karena saking qana’ahnya beliau tidak meminta kepada Allah kecuali sekedar cukup untuk kehidupan saja dan meminta disedikitkan dalam dunia sebagaimana sabda beliau riwayat Bukhori Muslim yang artinya “Ya Allah jadikan rizki keluarga Muhammad hanyalah kebutuhan pokok saja”.

Cukuplah doa Rosulullah tersebut sebagai landasan tentang keutamaan keagungan dan kemuliaan qonaah.

Pembaca muslimah yang budiman. Sikap qonaah memang sesuatu yang sangat berat untuk dilakukan kecuali bagi siapa yang diberikan taufik dan petunjuk serta dijaga oleh Allah dari keburukan jiwa kebakhilan dan ketamakannya. Karena manusia diciptakan dalam keadan memiliki fitrah rasa cinta terhadap dunia harta atau perhiasan terlebih seorang muslimah. Namun dengan memiliki sikap qonaah akan banyak sekali menuai hasil dan manfaat. Nah di antara manfaaat dari sikap qonaah bagi seorang muslimah adalah

Pertama; Memperkuat Keimanan kepada Allah

Dengan qonaah akan membiasakan hati untuk menerima apa adanya dan merasa cukup terhadap pemberian Allah karena hakikat kaya atau miskinnya seorang itu ada di dalam hati. Barangsiapa yang kaya hati maka dia mendapatkan nikmat kebahagiaan dan kerelaan meskipun dia tidak mendapatkan makan di hari itu. Sebaliknya siapa yang hatinya fakir maka meskipun dia memilki dunia seisinya kecuali hanya satu dirham saja maka dia memandang bahwa kekayaannya masih kurang satu dirham dan dia masih terus merasa miskin sebelum mendapatkan dirham itu karena dirinya dipenuhi rasa tidak puas atas pemberian dari Alloh

Dalam riwayat Bukhori Muslim Rosulullah bersabda

لَيْسَ الْغِنَى عَنْ كَثْرَةِ الْعَرَضِ وَلَكِنَّ الْغِنَى غِنَى النَّفْسِ

“Yang namanya kaya bukanlah dengan memiliki banyak harta/ akan tetapi yang namanya kaya adalah hati yang selalu merasa cukup”.

Kata “Ghina nafs” dalam hadits ini yang dimaksud adalah besikap qonaah tidak pernah tamak dalam segala hal yang ada pada orang lain.

Kedua; Yaqin bahwa Rizki Telah Tertulis

Seorang mnuslimah pasti yakin bahwa rizkinya sudah tertulis sejak dirinya berada di dalam kandungan ibunya. Hal ini telah dikabarkan oleh Rosulullah Sebagaimana di dalam sebuah hadits riwayat Bukhori Muslim dari Ibnu Mas’ud

ثُمَّ يُرْسَلُ إِلَيْهِ الْمَلَكُ فَيَنْفُخُ فِيْهِ الرُّوْحَ، وَيُؤْمَرُ بِأَرْبَعِ كَلِمَاتٍ: بِكَتْبِ رِزْقِهِ وَأَجَلِهِ وَعَمَلِهِ وَشَقِيٌّ أَوْ سَعِيْدٌ

“Kemudian Allah mengutus malaikat kepada janin lalu diperintahkan menulis empat ketetapan maka ditulislah rizkinya ajalnya amalnya celaka dan bahagianya” .

Pembaca muslimah. Seorang hamba hanya diperintahkan untuk berusaha dan bekerja dengan keyakinan bahwa Allah yang memberinya rizki dan bahwa rizkinya telah tertulis maka besrsikap qonaahlah terhadap rizki yang telah di tetapkan kepada kita.

Ketiga; Melihat ke Bawah dalam Hal Dunia

Seorang muslimah yang qonaah dalam urusan dunia ia akan melihat kepada orang yang lebih rendah tidak melihat kepada yang lebih tinggi namun dalam urusan akhirat ia akan melihat kepada yang lebih tinggi darinya hal ini sebagai bentuk realisasi dari sabda Nabi riwayat Bukhori Muslim yang artinya

“Lihatlah kepada orang yang lebih rendah dari kamu dan janganlah melihat kepada orang yang lebih tinggi darimu. Yang demikian lebih layak agar kalian tidak meremehkan nikmat Allah”.

Pembaca muslimah. Jika saat ini anda sedang sakit maka yakinlah bahwa selain anda masih ada lagi yang lebih parah sakitnya. Jika anda merasa kurang dalam harta maka tentu di sana masih ada orang lain yang lebih kurang lagi.

Adapun jika anda melihat ada orang lain yang mendapatkan harta dan kedudukan atau mendapatkan suami yang lebih dari anda padahal dia tidak lebih pintar dan tidak lebih berilmu dibanding anda maka hendaknya anda ingat bahwa anda telah mendapatkan sesuatu yang tidak dia dapatkan.

Nah demikianlah pembaca muslimah pembahasan tentang sikap qonaah semoga dengan pembahasan kali ini kita diberikan taufik oleh Alloh kemudian kita di berikan kekuatan untuk besikap qonaah dalam kehidupan di dunia ini. Aamiin.

%d blogger menyukai ini: