Myanmar mengancam akan meningkatkan hubungan dengan China jika negara-negara Barat menjatuhkan sanksi terkait kasus genosida Rohingya. Hal ini sebagaimana diungkapkan oleh Menteri Perdagangan Than Myint dalam sebuah wawancara di ibukota, Naypyidaw.

Kekerasan terhadap Muslim Rohingya oleh otoritas Myanmar telah memicu kecaman global. Pengadilan Internasional pekan lalu memerintahkan langkah-langkah darurat untuk melindungi Rohingya dari genosida. Pelanggaran ini membahayakan hak istimewa perdagangan Eropa yang dimiliki Myanmar dan memicu desakan sanksi.

Selama kunjungan Presiden Cina Xi Jinping ke Myanmar awal Januari, kedua negara sepakat untuk mempercepat beberapa proyek kerja sama.

https://www.kiblat.net/

%d blogger menyukai ini: