Utusan khusus Amerika Serikat untuk Afghanistan, Zalmay Khalilzad mengungkap hasil kesepakatan awal negosiasi putaran ke-9 antara negaranya dengan Taliban. Kesepakatan itu berupa penarikan 5 ribu tentara Amerika Serikat dan penutupan lima pangkalan militer Amerika Serikat di Afghanistan dalam kurun waktu lebih dari 100 hari.

Khalilzad mengungkapkan bahwa perjanjian yang dicapai dengan delegasi Taliban harus terlebih dahulu mendapatkan persetujuan Presiden Amerika Serikat, Donald Tramp sebelum menandatanganinya.

Perjanjian itu juga mencakup ketentuan untuk pembicaraan antar Afghanistan dalam upaya mengakhiri pertempuran antara Taliban dan pemerintah yang didukung Barat.

Namun perincian dari setiap negosiasi selanjutnya masih suram. Taliban masih menolak untuk berurusan langsung dengan pemerintah Kabul. Taliban menganggap rezim Kabul tidak sah dan hanya boneka Amerika Serikat.

Negosiasi ke-9 berlangsung pekan lalu di ibukota Qatar, Doha. Perundingan ini tetap berlangsung meskipun pertempuran di lapangan masih berkecamuk. Taliban melancarkan dua serangan besar di kota-kota Kunduz dan Bel Khamri di Afghanistan utara pada akhir pekan.

Pasukan keamanan Afghanistan memaksa gerilyawan untuk mundur dari kedua kota itu, tetapi serangan Taliban pada Senin di Kunduz menewaskan sedikitnya enam polisi dan melukai 15 lainnya. (kiblat.net/admin)

%d blogger menyukai ini: