Seorang ayah dan anaknya yang masih kecil terbunuh pada Kamis kemarin dalam serangan udara Rusia di kota Kafranbel. Saat itu pasukan rezim yang didukung oleh Rusia telah mengerahkan pasukan di pedesaan selatan Idlib, berusaha untuk merebut kubu terakhir milisi pro Suriah di dekat provinsi Latakia.

Langkah baru itu dilakukan ketika pejuang Suriah menunjukkan perlawanan dengan menggagalkan beberapa upaya serangan pasukan rezim dan sekutunya Rusia di pedesaan selatan Idlib.

Bentrokan telah dilaporkan terjadi sejak hari Ahad pekan lalu di daerah Tal Ja’afar ketika pasukan Rusia menggunakan peralatan militer canggih yang didukung oleh tembakan artileri berat.

Pejuang Suriah juga terlibat bentrok dengan pasukan rezim di daerah Kabana di pedesaan utara Latakia. sementara pasukan rezim mendesak untuk memotong rute pasokan pejuang antara Idlib dan wilayah pesisir kampung halaman Bashar Asad.

Bentrokan pada Rabu kemarin menyebabkan 15 tentara rezim tewas. Sehari setelahnya pada Kamis, rezim menyerang pasar di desa Al-Janudiya di dekat perbatasan Turki, menewaskan 10 orang dan 14 lainnya luka-luka.

https://www.arrahmah.com/

%d blogger menyukai ini: