Negara bagian Nigeria, Kwara diminta untuk memberikan kebebasan beragama kepada para siswanya di sekolah. Hal ini disampaikan Forum Kwara State Muslim Stakeholder, mereka telah mengajukan permintaan ini kepada pemerintah.

Adapun Forum ini terdiri dari organisasi-organisasi Muslim seperti Anshoruddin Society of Nigeria, Young Muslim Brothers and Sisters of Nigeria, Muslim Lawyers Association of Nigeria, serta para pensiunan pejabat publik, dosen universitas dan para ulama.

Ketua kelompok Muslim, Malam Ishaq Abdulkarim, mengimbau orang-orang Kristen di negara bagian untuk mengizinkan adanya perdamaian di sekolah-sekolah, dan juga di seluruh negara bagian.

Dia berbicara kepada wartawan di Ilorin pada pekan lalu, dengan latar belakang putusan Pengadilan Banding, yang dimenangkan pemerintah negara bagian terhadap pemilik beberapa sekolah berbasis agama.

Ishaq mewakili kelompok Muslim menyerukan pemerintah Negara Bagian Kwara, melalui Kementerian Pendidikan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, untuk menegakkan kebebasan beragama semua siswa di semua sekolah di negara bagian. Terlepas dari apa yang disebutkan sebagai pemilik asli.

Ia mengaku prihatin adanya anak-anak Muslim di beberapa sekolah menengah Kristen, yang menghadapi intimidasi, pelecehan dan penyangkalan atas dasar kepercayaan mereka, yakni islam.

Menurutnya ini cukup mengkhawatirkan di negara bagian dengan lebih dari 80 persen populasi Muslim, dan 14 dari 16 pemerintah daerahnya mayoritas Muslim. (khazanah.admin)

 

%d blogger menyukai ini: