Sebagaimana dilansir World Bulletin pada Sabtu lalu, LSM Palestina melaporkan bahwa, sebanyak 1.898 pemukim Yahudi dan pasukan keamanan Israel menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur pada Agustus lalu.

Selain itu, Media Center untuk Yerusalem dan Urusan Al-Aqsa dalam sebuah pernyataan, pada Jum’at lalu mengatakan bahwa, sekitar 1723 pemukim Yahudi, 84 perwira intelijen, 19 perwira militer dan 72 pegawai pemerintah Israel memaksa masuk ke kompleks Al-Aqsha pada Agustus lalu.

Sementara itu, Pemerintah Israel juga melarang sebanyak 34 warga Palestina untuk memasuki tempat suci tersebut selama rentang waktu antara antara 15 sampai 60 hari bulan lalu. Selain itu, pasukan Israel melakukan penangkapan, yang menargetkan warga Palestina di wilayah Palestina yang diduduki Israel.

(Arrahmah.com)

%d blogger menyukai ini: