Perdana Menteri Pakistan Imran Khan menjalin hubungan dengan dengan Turki dan Malaysia untuk meluncurkan saluran televisi Islam berbahasa Inggris. Tujuan utama saluran TV ini untuk menghadapi tantangan termasuk Islamofobia yang dihadapi oleh dunia Muslim.
Imran Khan, yang berada di New York dalam sesi ke-74 Majelis Umum PBB, mengatakan hal tersebut di Twitter pada Rabu malam.
Dalam tweet lain, Imran mengatakan bahwa dengan adanya media tersebut, kesalahpahaman terhadap umat Islam bisa diatasi. Selain itu, diharapkan televisi itu bisa memproduksi seri dan film tentang sejarah Muslim untuk mendidik umat muslim dunia.
Perdana Menteri Imran Khan pada hari Rabu, juga menghadiri diskusi tingkat tinggi,tentang menyaring ujaran kebencian yang diselenggarakan bersama oleh Pakistan dan Turki.
Perdana menteri dalam pidatonya menyerukan langkah-langkah efektif untuk melawan ujaran kebencian dan Islamofobia.
Tentang meningkatnya insiden diskriminasi dan kekerasan berdasarkan agama dan kepercayaan, Perdana Menteri Imran menjelaskan bahwa agama tidak ada hubungannya dengan terorisme. Perdana menteri menunjukkan bahwa marginalisasi komunitas mana pun dapat mengarah pada radikalisasi.
Sementara Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, dalam sambutannya, mengatakan Muslim adalah komunitas yang paling rentan diangkat menjadi topik pembicaraan kebencian di seluruh dunia. (kiblat.net/admin)

%d blogger menyukai ini: