Parlemen Pakistan meminta dukungan Dewan Perwakilan Daerah atau  DPD RI untuk mendukung resolusi atas Kashmir, yang mereka ajukan dalam  pertemuan pembicara keempat Negara Asia-Eropa di parlemen negara Astana, Kazakhstan.

Permintaan tersebut disampaikan saat pembicara Pakistan, Salim Manduiwalla, beserta sejumlah anggotanya, melakukan pertemuan bilateral dengan delegasi DPD RI yang hadir di pertemuan. Hadir dari DPD RI dalam pertemuan itu adalah Wakil Ketua DPD Damayanti Lubis serta sejumlah anggota.

Salim mengatakan satu agenda yang Pakistan minta untuk didukung Indonesia adalah terkait persoalan hak asasi manusia di Kasmir.  Hal ini sebagaimana diungkapkan Saleem dalam pertemuan tersebut, Senin kemarin.

Situasi HAM di Kashmir, menurut Salim, sangat memprihatinkan. Menurutnya, warga Kashmir kekurangan makanan, medis, dan belakangan ini diberlakukan jam malam.

Menanggapi permintaan tersebut Damayanti Lubis mengatakan, sejauh itu terkait dengan isu HAM baik yang terjadi di negara-negara muslim ataupun negara lain yang cinta perdamaian, maka Indonesia akan menindaklanjutinya.

Anggota DPD RI lainnya, Dede Iskandar mengatakan secara kelembagaan DPD RI akan memberikan dukungan secara kelembagaan.  Tidak saja pada isu Kashmir, tetapi juga muslim Rohingya, Palestina. (internasional.republika.co.id/admin)

%d blogger menyukai ini: